Oct
15
2009

Baby of Diana and Irwan
Saya jadi ingin menulis tentang ini, karena kakak saya baru melahirkan bayinya yang cakep, dan harus masuk inkubator, saya jadi teringat nasehat bidan (dulu waktu putra saya masih bayi banget).
Katanya, semua orang butuh sinar matahari pagi. Tidak hanya bayi, orang dewasa sampai manula harus berjemur di pagi hari. Kita tahu bahwa sinar matahari pagi ini mengandung vitamin D. Bayi anda tentunya membutuhkan ini. Saat bayi terlihat kuning atau kekurangan cairan, biasanya dimasukkan ke dalam inkubator. Di dalam inkbator bayi akan merasa hangat. Suhu di dalam inkubator tetap dijaga agar dapat mempertahankan suhu tubuh bayi dalam batas normal antara 36 ºC – 37 ºC.
Continue Reading »
Jul
04
2009
Ok lanjutan artikel terakhir yang tersisip oleh info alfa protein. Nah setelah menjadi orangtua baru atau menjadi orangtua lama (duh belibet maksudnya yang udah jadi ortu dan melahirkan lagi) setelah dirawat di RS atau di tempat persalinan, saatnya pulang ke rumah. Tubuh sang ibu masih lemah dan saat para ayah menjadi DD (Dyno Dad, hehe teringat film fairly odd parents nya nickelodeon, aku pake istilah Dyno Dad, bukan super dad). Mengertilah kaum Ayah, tubuh Ibu yang baru melahirkan sangatlah lemah. Butuh perawatan dan istirahat. Baik kita bahas menggunakan jamu dan larutan untuk daerah perut sang ibu.
Dianjurkan untuk sang ibu agar tetap diam di tempat tidur. Jangan jalan-jalan. Kalo perlu apa-apa, bilang sama sang suami. Atau jika suami bekerja, dianjurkan untuk ditemani oleh kerabat atau siapa saja yang dapat dipercaya. Lupakan urusan pekerjaan rumah. Merawat diri ibu baru melahirkan sejak dini adalah bener2 penting dan dampaknya dapat dilihat di hari tua (sumber nenek-ku tercinta). Menurut nenekku, setelah melahirkan kita tidak boleh jalan-jalan, melakukan aktivitas berlebih dan harus diam di tempat tidur. Ini kata nenek :
- Diam dan istirahat di tempat tidur. Jika perlu apapun bilang pada orang lain di sekitar yang kebagian tugas jaga. Lebih bagus kalo dijagain sampe 40 hari.
- Kaki selonjoran aja, jangan duduk dengan kaki ke arah bawah. Maksudnya kan betisnya ketarik sama gravitasi kali ya. Nah katanya menghindari betis parises. Buktinya nenekku kakinya bebas parises. (tolong dicari info sebenernya ya. Ini kan kata nenek tapi teruji kebenarannya)
- Minum Jamu bersalin. Biasanya banyak jamu-jamu yang dapat dibeli di apotek atau toko obat dan kesehatan lainnya. Dan beli jamu pun harus pilih2, karena menurut dokter kandungan ku, jamu jaman sekarang formulanya keras dan bukannya bahan alami, tetapi udah dicampur-campur sama bahan kimia. Ih mengerikan. Alangkah baik kalo jamu pun dapat kita racik sendiri.
- Box jamu. Didalam jamu merk NY.M ini terdapat pil untuk diminum selama 40 hari. Jamu untuk membalur perut, param dan tapel untuk kepala.
- Buat ramuan atau jamu untuk membalur perut (bahasa sundanya tapel ato apa gitu ya. Kita gunakan istilah tapel dulu aja ya, saya lupa namanya. Ntar saya Tanya nenek lagi). Ini untuk perawatan perut. Yang modern juga ada, biasanya di dalam box jamu untuk setelah melahirkan udah include juga jamu tersebut. Bentuknya bulat atau kotak warna hijau tahi kuda. Jamunya tinggal direndam air panas, kemudian hancurkan dan jangan terlalu encer supaya bisa nempel di perut. Tambahkan air jeruk lemon. Lakukan ini setiap pagi dan sore setelah mandi. Selama hingga jamunya habis.
- Siapkan daun sirih yang telah direndam sebentar sampai agak layu sebanyak 10 lembar. Oleskan tapel (lihat nomor 4) di seluruh perut seluas mungkin. Habiskan larutan tapel tadi. Setelah itu tempelkan daun sirih diatasnya secara merata.
- Tutup area perut yang telah dioles tapel dengan kain. Setelah area tersebut tertutup, ikat dengan gurita ibu/stagen hingga kencang. Atau jika tahu dengan istilah “bebengkung”, sebaiknya gunakan bebengkung. Nanti kita bahas cara membuat dan menggunakan bebengkung. Ribet memang, tapi namanya juga perawatan tradisional.
- Nah selanjutnya di dalam box jamu juga terdapat param. Dengan cara sama, larutkan param dengan air hangat. Kali ini tanpa jeruk lemon. Hanya param. Setelah hancur, lunakkan dan oleskan ke seluruh tubuh, yaitu tangan, betis, paha (seluruh kaki), jika cukup oleskan di punggung.
- Tapel kepala (saya lupa namanya). Larutkan dengan cara sama, oleskan ke kening, dahi hingga pelipis.
- Ibu yang telah melahirkan, jangan tidur siang berlebihan dan jika tidak kuat menahan kantuk di siang hari, tidur hanya dalam posisi duduk. Jangan terlentang. Jujur saya tidak tahu alasan medisnya, katanya kalo terlentang darah kita naek ke kepala ato gimana gitu dan dapat menyebabkan kebutaan. Secara logika saya, kok kalo tidur siang ga boleh terlentang tapi kalo malam boleh? Bukankah sama? Nah ternyata teman saudara saya melalaikan aturan tersebut, dan dia nyaris buta. Sungguh tolong kepada teman2 apa alasan medisnya? Tapi yang pasti setelah melihat teman saudara saya, setelah melahirkan jangan tidur siang terlentang. Titik.
- Perbanyak makan sayur dan buah serta makanan bergizi, demi asi yang berkualitas
- Minum susu ibu menyusui
- Untuk menjaga si kecil, berbagi tugas jaga malam dengan suami. Supaya ga begadang sepenuhnya.
Larutan tapel tradisional ala nenek (jika tapel di box jamu habis):
Bahan :
- apu (apa ya bahasa indonesianya???? Bingung deh),
- jeruk lemon dibelah dua,
- minyak hangat,
caranya :
- peras jeruk lemon, ambil airnya,
- larutkan air jeruk lemon dengan apu dan minyak hangat
- masukkan seluruh kulit jeruk lemon, jangan dibuang
- aduk hingga rata
- oleskan (lihat nomer 5 dan 6)
Oke segini dulu, semoga bermanfaat.
Expand All
- July 2010 (1)
- April 2010 (4)
- March 2010 (3)
- February 2010 (1)
- January 2010 (2)
- October 2009 (1)
- September 2009 (1)
- July 2009 (8)
- June 2009 (10)
Jun
20
2009
Setelah melahirkan
Selamat Ibu dan Ayah….
Akhirnya 25 Februari 2007 jam 06.15, lahir bayi laki-laki panjang 45 cm berat 2,75Kg, Naufal Al Barra Hermawan, senangnya tiada tara. Kelahiran bayi membuat semua orang senang dan bersuka cita. Apalagi sang orangtua. Aku juga, meskipun sakit2 begini tapi rasa sakit itu hilang karena kesenengan. Bayi yang 9 bulan (aku sih 8 bulan 1 minggu) ada di perut, bisa ketemu langsung sama yang ngandung. Saat yang dinanti2 untuk berjumpa sang buah hati..ciyeehhh… belum lagi aku melahirkan dengan lancar dan normal. Berkat diskusiku dan janinku yang selalu mengajak dia komunikasi agar lahir normal dan jangan sungsang hehehe. (lihat juga membuat janin pintar, berkomunikasi sejak dini)
Malahan aku belum minta cuti melahirkan. Jadilah saat aku melahirkan, besoknya (senin jam kerjaku) suamiku yang pergi meminta cuti melahirkan, tapi hasilnya, aku punya waktu full 3 bulan bersama bayiku yang lucu.
ASI makanan terbaik untuk bayi, SALAH!!
Selama hamil, aku selalu baca2 buku tentang asi. Dari semua literature tentu tanpa baca pun kita tau, asi lah makanan yang terbaik untuk bayi. Salah, tetapi ASI lah satu-satunya makanan untuk bayi. Tak tergantikan, tak ada yang dapat menyamainya, bahkan menandinginya. Andai aku tau dari dulu tentang inisiasi dini, sudah pasti aku request sama pihak RS untuk inisiasi dini. Yah tapi ya udah lah, udah lewat. Yang penting tekadku untuk memberikan asi ekslusif udah bulat. Dari sebelum melahirkan, aku udah niat memberikan asi.
Saat itu aku demam. Untung ada ibu mertuaku yang selalu sabar dan setia menemaniku. Berhubung ibuku wanita karir sibuk berat, bukannya gak meluangkan waktu, tapi kebetulan waktu itu sedang ada acara di Bali. Tapi mendengar kelahiran cucu pertamanya, ibuku langsung pesen tiket pesawat ke bandung saat itu juga. Yang tentu aja ga semudah itu dapetnya.
Mengapa aku mendadak demam, padahal ga ada panggung dangdut? Ga aku juga bukan demam dangdut, aku ga suka dangdut (kecuali ike nurjanah yaa heee???), back to topic…. Ternyata hormone kita berubah, sebagai ibu baru tentunya sewajarnya kita mulai memproduksi asi. Ya karena aku mulai memproduksi asi. Untung ibu mertuaku ngasih aku botol yang diisi air hangat terus aku disuruh nempelin botol itu ke area payudaraku yang mulai mengencang karena asi. Beginikah semua ibu? Betapa hebatnya ya ibu-ibu kita dulu.
Aku request sama suster untuk membawa bayiku keruanganku. Setiap sehabis mandi, bayiku di bawa ke ruanganku. Tapi sayang saat itu bayiku malah sudah berkenalan dengan susu formula. Air asiku belum juga keluar dengan lancar. Paling hanya setetes.
Sekedar Info:
- Saat terasa kontraksi, pastikan sudah menyiapkan tas baju untuk dibawa ke RS.
- Ingatkan pihak RS bahwa kita akan memberi asi ekslusif.
- Wajar jika setelah melahirkan sang ibu akan demam-demam, artinya asi sedang diproduksi. Untuk meringankan rasa sakit di sekitar payudara, berilah sesuatu yang hanya seperti kompres dari karet yang bisa diisi air hangat.
- Jika perlu apa saja, selalu panggil suster. Pasti mereka bantu
- Minta suster untuk melakukan massage payudara agar asi cepat keluar dengan lancar. Sebelum asi keluar, payudara harus dimassage, dan sakitnya…. Yah yang penting ga sesakit melahirkan kan? Heheh.
Expand All
- July 2010 (1)
- April 2010 (4)
- March 2010 (3)
- February 2010 (1)
- January 2010 (2)
- October 2009 (1)
- September 2009 (1)
- July 2009 (8)
- June 2009 (10)