Archive for the 'Stimulasi dan Komunikasi' Category


 Powered by Max Banner Ads 

May 09 2011

Hati-hati berbicara pada si kecil

sumber gambar : www.beliefnet.com

sumber gambar : www.beliefnet.com

Parents, pernahkan anda dibuat kesal akan ulah si kecil. Khususnya balita yang suka melancarkan aksi tantrum. Hmm..Hmm.. terbayang rasa kesal kita terhadap si kecil ya. Terkadang pengennya marah. Tapi coba bayangkan setelahnya, betapa kecil dan tak berdaya badannya ketika si kecil menangis, mungkin ia cuma mencari perhatian kita, eh taunya malah kena marah. Isak tangisnya yang membuat kita tak tega dan merasa bersalah karena memarahi si kecil. Bayangkan itu semua sebelum kita memarahi si kecil.

Kata-kata yang kita keluarkan saat marah, kadang malah tidak terkontrol. Pernah merasa memberi cap negatif pada si kecil, misalnya “dasar kamu anak nakal!” ??

atau “awas kalau nakal tangannya mama pukul”, (hiks kejamnya mama)

wah klo aku pribadi sih ngga pernah. Alhamdulillah. :)

Kata-kata kasar itu sebenernya melekat di otaknya. Kalau kita sebut dia nakal, amit-amit ya, ternyata itu akan men-cap dirinya nakal. Sehingga dia akan benar-benar nakal. Ucapan orangtua juga adalah doa. Apakah kita tega mendoakan si kecil agar menjadi anak yang nakal? amit-amit naudzubillah, jangan sampai ya. Continue Reading »

  • Share/Bookmark

One response so far

Jul 15 2010

Mempertahankan ingatan hafalan ayat-ayat pendek (lanjutan putraku hafal surat pendek di usia 2 tahun)

Pernah saya bahas sebelumnya mengenai putra saya yang sudah hafal surat-surat pendek. Cara nya ada di artikel sebelumnya putraku-sudah-mulai-hafal-surat-surat-pendek-usia-2-thn.

setelah itu seterusnya ia (3 tahun) mulai merambah ke surat-surat pendek lainnya sampai yang agak panjang. nah parents, kadangkala kalau anak (batita/balita) cepat bosan, mereka mulai melupakannya. mungkin lagi2 ini cara yang tidak saya baca dalam buku/jurnal/makalah, cuma insting orangtua saja.

hanya cara sederhana agar memelihara ingatannya mengenai surat2 pendek terus berlangsung, yaitu sang ayah Continue Reading »

  • Share/Bookmark

5 responses so far

Sep 12 2009

Putraku sudah mulai hafal surat-surat pendek (usia 2 thn)

Alhamdulillah, putraku tercinta (Barra) ternyata sudah mulai menghafal surat-surat pendek. seperti biasa, tidak ada hal khusus yang aku target buat dia atau program tertentu supaya Barra hafal surat pendek. Bagaimana bisa ya? ya jawabannya tentu semua tahu, usia anak dibawah 5 tahun disebut2 sebagai golden age. Daya nalar dan daya hafalnya kuat. jauh lebih kuat ketimbang orang dewasa. Lalu apa yang aku lakukan sehingga Barra bisa sedikit-sedikit hafal surat pendek?

Dimulai dari suatu malam sebelum tidur, tiba-tiba Barra nangis ketakutan. Aku gatau dia takut sama apa. aku juga jadi takut. Continue Reading »

  • Share/Bookmark

7 responses so far

Jul 04 2009

Anakku sudah bica membaca di usia 21 Bulan

Ditulis di http://bayi-anak.blogspot.com tanggal 29 des 2008

Putraku sekarang berusia 22 bulan . artinya ia belum 2 tahun loh. Dan ia sudah hafal huruf A sampai Z dan angka 1 sampai 10. Semenjak hamil, aku bercita-cita ingin agar anakku dapat membaca sebelum ia masuk TK. Hal itu tercetus saat aku berjalan-jalan membeli perlengkapan bayi, aku melihat
kartu membaca untuk bayi. harganya hanya Rp.35.000,- jadi menurutku sih kalo untuk investasi untuk masadepan sang buah hati wajar-wajar saja. aku membaca petunjuknya. bayangkan, belum lahir saja aku sudah merencanakan persiapan macam-macam, dan metode belajar apa untuk si kecil.

Namun, mengenai pendidikan usia dini yang terkesan membebani anak, memang memiliki pro dan kontra. menurut artikel suatu media, banyak “orang stres” yang disebabkan karena dari kecil si orang tersebut belajar berlebihan, di saat dewasa nanti ia jadi stres. wah, bisa ya bisa tidak. menurutku, semua tergantung bagaimana lingkungan memperlakukan si anak tersebut. Dan jika si anak tersebut memiliki kpribadian yang tangguh, ia dapat bertahan di lingkungan yang seperti apapun. Ingin menjadi individu yang tangguh, tetap kembali ke orangtua, dan pendidikan yang diterima di rumahnya (agama tentunya) akan menjadi senjatanya nanti.

Perlakuan orangtua kepada si anak sejak ia bayi, pasti membentuk kepribadiannya. agar menjadi anak yang tangguh, perlakukan bayi dengan penuh kehangatan dan kasih sayang. pahami apa keinginannya. jika bayi menangis, orangtua janganlah marah2, tapi analisa mengapa bayi Anda menangis. oke itu memang sedikit sari yang saya baca dari suatu buku berjilid hard cover berwarna putih. hahaha untuk judulnya dan penulisnya tidak akan saya sebutkan. tebak aja sendiri ya.. karena kali ini kita ingin bicara mengenai putera saya yang sudah bisa baca di usinya yang baru 21 bulan.

Nah karena pro dan kontra tadi, saya pun angin-anginan menjalankan metoda belajar yang disajikan oleh kartu tersebut (belakangan saya simpulkan, mungkin inilah metoda glenn doman). paling hanya memperkenalkan bahwa itu adalah huruf, kata, tidak lebih. saya tidak pernah membebani anak saya. saya tidak menuntutnya untuk bisa membaca. Namun, suatu hari saya iseng mencoba menyanyikan lagu ABCD (itu loh lagu anak2, menyebutkan huruf A-Z). anak saya yang masih berusia 1,5 tahun senang sekali. Namun, untuk urusan buku cerita, wajib bagi saya membacakannya. dengan alasan, agar anak saya cinta buku dan membaca.

Kali ini saya tambahkan dengan menuliskan hurufnya di schedule board saya yang akhirnya berganti fungsi menjadi white board putra saya. sambil menyanyikan lagu ABCD, saya menulis hurufnya satupersatu sesuai dengan apa yang saya nyanyikan. hasilnya, alhamdulillah ia selalu tertawa terbahak-bahak melihat saya. dan semakin lama anak saya selalu menuntut saya (seolah menjadi rutinitas) untuk menyanyikan lagu itu setiap hari, minimal 8 kali sehari… dalam hati saya berkata “waduh, senjata makan tuan” hahaha. tapi tak apalah asal si kecil senang.

Hal ini mulai menjalar, ia mulai membuka-buka majalah G*t*a, N*k**a, koran, dan apapun yang mengandung tulisan, ia menuntut saya agar menyebutkan setiap hurufnya (Tenang, masih sebatas headlinenya saja). Suatu hari, suami saya membacakannya buku cerita dan ia mulai berceloteh A, I, U, E, O, B, P, S. suami saya penasaran, ia mulai mengetes ingatan putra saya. Suami menanyakan yang manakah huruf A, C, D, dan seterusnya. dan putra saya menjawab dengan benar semua pertanyaan suami saya.

Ah mungkin kebetulan. tapi saya coba hal itu dan ternyata putra saya memang bisa baca huruf-huruf itu. tak lupa dengan angkanya. Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. putra saya dapat membaca tanpa harus saya tuntun atau tekan. saya tak pernah mentargetkan putra saya dapat membaca di usianya yang sekecil ini. Ia belum genap 2 tahun.

Nah saking senangnya, saya menceritakan hal ini pada teman-teman. dan saya tuliskan pengalaman saya ini untuk teman-teman semua.

semoga bermanfaat dan mungkin teman-teman akan menemukan metoda yang lebih barvariasi. karena setiap anak adalah unik. memperlakukannya juga berbeda-beda. teruslah berjuang para orangtua.

Expand All
  • Share/Bookmark

One response so far

Jul 04 2009

Kenali Mengapa Bayi Menangis

hanya ingin berbagi tips, bukannya aku mahir atau ahlinya, tapi ini manjur juga. Sebagai orang tua baru semenjak hamil aku mengumpulkan berbagai macam buku, majalah sampai browsing di internet seputar kehamilan dan bayi. Nah jika diambil sarinya tentang bayi yang menangis, kira2 begini : Kadang tangisan bayi membuat Anda menjadi stress karena Anda tidak mengerti apa yang diinginkan sang bayi. Hal ini sangat lumrah, tentu saja karena sang bayi meminta perhatian dari Anda, dan ia belum bisa bicara. Hanya saja apa yang diinginkan sangbayi?
Apa yang harus kita lakukan?

  • Buatlah bayi Anda merasa nyaman

Hampiri bayi Anda, ia membutuhkan Anda. Jangan biarkan Anda memarahi anak Anda karena Anda kesal ia tidak berhenti menangis. Pada awal kehidupannya di dunia ia perlu memastikan bahwa dunia sangat peduli padanya dan membuatnya merasa nyaman. Hal ini mempengaruhi kualitas si anak, jika kita membuatnya merasa nyaman, ia akan berfikir dunia menerimanya, hal ini akan membuatnya menjadi individu yang tangguh. Ia akan sedikit menangis ketika sudah bertambah besar.

  • Cari tahu mengapa ia menangis

Apakah bayi Anda lapar? Bayi membutuhkan asupan lebih sering, apalagi jika ia meminum asi. Jika bayi baru saja disusui, coba periksa dengan menempelkan jari anda pada mulutnya, jika ia terlihat lapar segera berikan asi kepadanya Apakah bayi Anda pup? Bayi yang berusia baru beberapa minggu seringkali pup. Apakah ia merasa tidak nyaman? Periksa apakah ia kepanasan atau kedinginan. Jangan berikan bayi baju yang terlalu ketat atau sempit. Usahakan baju yang diberikan menutupi perutnya. Apakah bayi Anda merasa nyaman dengan tempatnya?

Kadangkala bayi akan tertidur lebih nyenyak saat suasana hening dan tidak terlalu terang Apakah ada udara dalam perutnya atau kembung? Buatlah ia bersendawa agar ia lebih nyaman. Gendong bayi di pelukan Anda dengan posisi berdiri, tepuk-tepuk sedikit punggungnya meskipun ia tidak bersendawa. Atau simpan bayi dalam posisi tengkurap di pangkuan Anda, tepuk dengan pelan punggungnya. Apakah bayi Anda sakit? Kenali tanda-tandanya jika bayi Anda sakit. Selalu sedia obat pertolongan pertama, kalau Saya, saya selalu menyimpan obat panas merk X.

Setiap saya ke dokter, Saya selalu membuat catatan medis anak saya. InsyaAllah sangat membantu. Dengan adanya catatan medis, kita tahu obat apa yang cocok dan ia alegri terhadap apa. Jika Anda risau, segera cari pertolongan, hubungi orang tua Anda atau orang terdekat yang bisa dipercaya. Apakah bayi Anda terlalu capai? Bayi masih suka terbangun di malam hari, mungkin ia kurang tidur Atau mungkin ia hanya ingin Anda peluk? Bayi membutuhkan kasih sayan orang tuanya. Peran ayah juga sangat dibutuhkan. Dekatlah dengan bayi Anda, ia membutuhkan sosialisasi. Jangan dikira kaum Ayah bisa enak-enakan Cuma bekerja di kantor tanpa mau tahu repotnya mengurus bayi, dengan adanya ayah, perasaan ibu akan lebih nyaman, untuk peran ayah, nanti juga akan kita bahas di bagian pentingnya asi. (ingat dulu sophie navita sempat mengisi acara tentang asi di back to beck) Atau mungkin bayi Anda Kolik? Bagaimana mengatasinya? Topic ini akan kita bahas terpisah

  • Pola normal tangisan bayi

Kadang kita sebagai orangtua merasa bayi kita sangat cengeng daripada bayi lainnya. Terdapat rentang yang lebar gimana “nangis yang normal”. Ada bayi yang menangis lebih sering daripada bayi lainnya. Bayi kecil (masih muda) memiliki waktu menangis 2 kali/hari, dengan disela-selanya tidak terprediksi. 2 kali itu yaitu menjelang sore dan malam. Semakin malam semakin “parah”. Saya ingat dulu setiap malam tiba, seolah saya bersiap-siap mau perang. Studi mengatakan, bayi menangis atau merengek 2 jam sekali, beberapa lebih sering atau malah jarang. Jumlah menangis bayi meningkat ketika ia berusia 6minggu. Tidak sama untuk semua bayi

  • Apa yang bisa kita lakukan?

Jika bayi Anda menangis sanga sering, maka periksalah ke dokter, sehingga Anda lebih merasa yakinapa penyebabnya. Cari tahu apa yang terbaik yang bisa kita lakukan kepadanya, jika Anda mengetahui kebutuhannya, maka akan lebih mudah. Kalo dulu, saat putra saya belum berusia 40 hari, ia menangis dan kalo bahasa sundanya “ngadat”, sampai ibu saya meminta kyai mendoakan anak saya. Saya rasa tidak ada salahnya, bukannya kita berfikir yang tidak-tidak, tapi doa juga bagus untuknya, sehingga setiap malam saya bacakan ayat kursi dan doa-doa lainnya. Sekarang pun hal itu terulang, anak saya sangat rewel, namun saya gunakan jurus itu, setiap mau tidur saya gendong anak saya sambil membaca quran, dan ia terlelap mendengar suara saya. Kebahagian yang sangat besar bagi saya.

  • Selalu ingatkan diri Anda, bahwa bayi tidak dapat mengatur tangisan. Ia hanya bayi yang membutuhkan Anda
Expand All
  • Share/Bookmark

No responses yet

Next »

Tags

Search

Dapatkan 7 tips dari Nadia Meutia
dbcn rezki

Bantu suami cari duit di oriflame, yuk...
Hanya dengan mengalihkan belanja bulanan,
dan online, bisa dapatkan puluhan jt/bln,
simak tips dari Dini shanti,
ibu dgn phsilan 50jt/bln
bisnis online